Selasa, 26 Oktober 2021

Jurnal Tahap ke-6

Aksi untuk solusi

Kali pertama dalam tim, kami melakukan diskusi melalui media whatsapp call. Ide-ide bermunculan. Kami akan membuat sebuah website yang berisi kumpulan aplikasi pengepul sampah agar memudahkan dalam pencarian kemana harus menyetorkan sampah. 

Project Sahabat sampah: Menjadi media mengumpukan data dan mendata rentang komunitas, role model wilaa bebas sampah, menawarkan sistem pengelolaan sampah dengan hasil magot BSF untuk pan ternak, eco-enzym dan upcycling.



Kami membuat agenda dan apa saja yang kami perlukan. Masing-masing anggota tim secara offline melakukan kegiatan yang berbeda di masing-masing area tempat tinggal. Tim kami beranggotakan tiga orang yang ketiganya adalah mahasiswa bunda salihah. Kami bersinergi dalam tim. 



#Aksiuntuksolusi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 05 Oktober 2021

Jurnal Review materi#5

Saya mendapat pasangan buddy review untuk materi#5 Mba Lutfi Hidayati Fauziah yang berasal dari Malang Raya. Tim Mba Lutfi bernama "GRIYA MAIN ANAK"

Tim "GRIYA MAIN ANAK" sangat kreatif dengan membuat singkatan dari kata BELAJAR.

BE: Bergerak

LA: Melatih Diri

JA: menJajal Aktivitas

R: Responsip dan Produktif.

Semoga program ini berjalan dengan lancar hingga tercapai tujuan yang di harapkan.

Semangat untuk Mba Lutfi dan TIM.



 

 

#umpanbalik5

#identifikasiaksi

#ibupembaharu 

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 28 September 2021

Jurnal Materi#5

Identifikasi Aksi Waste Project Bunsal

Kami sampai di materi ke lima "Identifikasi aksi untuk menjadi solusi, saatnya beraksi". 

Kami awali dengan pembuatan media sosial, Mba Ririn bergerak cepat membuat alamat email untuk tim kami, dilanjutkan dengan akun IG dan FB (Fanpage). Nama tim kami "Waste Project Bunsal" sebelumnya pernah ada bahasan akan di rubah dengan nama yang lebih mudah diingat, atau bunda salihahnya di hapus, saya usul nama rumahsahabatsampah atau rumahibu.sahabatsampah, namun itu masih wacana, diskusi belum menghasilkan nama baru, kami berlanjut dengan nama sebelumnya sementara ini.

Dalam identifikasi, kami membuat highlights:

1. Sampah dihasilkan setiap hari.

2. Sampah kita tanggung jawab kita.

3. Sampah adalah sahabat.

Tag line kami mengurangi sampah rumah tangga yang di buang ke TPA.

Kami menyusun apa yang akan kami kerjakan, berupa timeline of highlights, judul-judul yang kami ambil sbb:

1. Awareness

2. Concern

3. Reduce

4. Reuse

5. Recycle

Media campaign project kami di sosial media. Kami masih berproses dalam pembuatan sosial media, untuk website belum dapat kami buat, sementara instagram dan facebook (fanpage) sudah di buat akunnya namun belum diisi, sepertinya logopun belum ada kelanjutan.

Identifikasi aksi dengan analisis SWOT, saya sedikit modifikasi apa yang Mba Risin susun.


Dalam hal fundraising, kami belum membutuhkan, semoga kedepannya kami masih bisa bergerak tanpa dana pinjaman. Saya buka salah satu website fundraising yaitu gandeng tangan, mereka menyediakan dana pinjaman untuk dikembalikan beserta bunganya.

 

#IdentifikasiAksi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 14 September 2021

Jurnal Review Materi#4

Berkesempatan mereview jurnal mahasiswa lain jadi kesempatan menambah kenalan teman-teman sesama mahasiswa bunda salihah dari IP Regional lain. Kali ini saya mendapat buddy Mba Hanna dari IP Batam, timnya bernama Bersemi, awalnya beranggota enam orang, namun satu orang mundur dan sekarang menjadi lima orang, yang terdiri dari tiga orang mahasiswa bunda salihah dan dua orang dari umum. 

Dalam jurnal Mba Hanna dimulai dengan prolog tentang mengapa harus menetapkan tujuan, ditampilkan perbedaan tim yang punya tujuan dan tim yang tidak menetapkan tujuan, sebagaimana disampaikan Bu Septi.

Proses diskusi tim Bersemi yang sempat terombang-ambing, setelah dibuat rundown diskusi, tim berhasil merumuskan SMART GOALS, namun setelah diskusi lancar ada satu anggota yang mundur, dari pengalaman ini GOLDEN RULES dan EXIT PROCEDURE dibuat lebih detail, anggota tim berkurang menjadi lima orang.

Pemetaan softskill dan hardskill terlihat jelas, membuat anggota tim yakin visi besar mereka akan tercapai.

Tim Bersemi mempunyai tujuan untuk membuat sebuah aplikasi manajemen emosi, dalam mailstone terlihat mereka harus mempraktekkan dalam pribadi masing-masing anggota tim terlebih dahulu, dengan jangka waktu enam bulan, diujikan ke pribadi terlebih dahulu. Setelah anggota tim cakap dalam managemen emosi, kemudian akan dimekarkan dengan tebar pengalaman dan ilmu melalui mentoring bagi ibu-ibu yang membutuhkan, sebelum akhirnya aplikasi managemen emosi di launcing.

Aplikasi akan dibuat bekerjasama dengan Politeknik Batam, leader tim sebagai penggagas goals ini, karena suami sang leader adalah seorang dosen di Politeknik Batam dimana ada program belajar mahasiswa untuk pengabdian masyarakat. Semacam program bermanfaat untuk masyarakat.

Semoga Tim Bersemi konsisten dan komitmen, karena akan berpegangan tangan mencapai tujuan dalam jangka waktu dua tahun. Aamiin.

 

#umpanbalik4

#smartgoalsdansumberdaya

#ibupembaharu 

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 07 September 2021

Jurnal Materi#4

Smart Goals dan Sumber Daya

Kami sampai di materi ke empat, tugas kami membuat tujuan yang "SMART"

Yang pertama adalah SPESIFIK:

Apa yang Tim kita ingin capai: Mengurangi sampah di angkut ke TPA

Mengapa tujuan tersebut penting untuk dicapai: Karena permasalahan sampah tidak semua orang tergerak untuk melakukannya.

Siapa yang akan terlibat dalam pencapaian tujuan tersebut: Tim Waste Project Bunsal

Dimana tempat dalam pencapaian tersebut: Di area kediaman masing-masing anggota tim.

Kapan tim ingin mencapai tujuan tersebut: Dalam jangka waktu 4bulan (September-Desember 2021)

Yang ke dua adalah MEASUREABLE:

Indikator pencapaian dapat dilihat dengan cara: 

- Apabila sampah yang kita hasilkan setiap hari dapat kita kelola.

Yang ke tiga adalah ACHIEVABLE: 

- Tujuan sangat dapat untuk di realisasikan dengan kesadaran, menjadi pelopor adalah cara mudah.

Yang ke empat adalah RELEVANT:

- Sudah menjadi hal umum sampah di mana-mana, di pinggir jalan orang-orang yang kesulitan buang sampah akan dengan mudah melemparkan sampahnya, akhirnya alam tidak ramah lagi saat ini.

Yang ke lima TIME BOUND:

- Dalam jangka waktu empat bulan kami akan merealisasikan tujuan tim kami.


 Saya dan tim melakukan ini karena kepedulian.
 

#smartgoaldansumberdaya

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 24 Agustus 2021

Jurnal Review Materi 3

Memahami Masalah bersama Tim 
 
Dalam review materi 3 ini saya berpasangan dengan Mba Nelli Eka Astuti yang berasal dari IP Kalimantan Utara.
Pekerjaan Mba Nelli berkecimpung dengan sampah, ia bekerja di TPs 3R yaitu tempat pengelolaan sampah 3R yang mengolah sampah warga dan saat ini sedang fokus di pengomposan. Permasalah sampah menjadi problem statement saya dan tim, hanya saja untuk Mba Nelli masalah sampah belum menjadi problem statement karena Mba Nelli masih fokus ke masalah pribadi.

Tim Mba Nelli bernama "Hello Healthy" mengangkat problem statement tentang "Kurang konsisten dalam mengelola dan menjalani pola hidup sehat (atur pola makan, olah raga dan oleh pikiran), dengan jumlah anggota tim sebanyak tujuh orang. Di dalam jurnal setiap anggota tim telah membuat daftar pertanyaan, dilengkapi photo diri masing-masing pada halaman yang berisi pertanyaan, perhalaman memuat pertanyaan dari dua orang anggota tim, karena jumlah anggota tim ganjil maka di halaman terakhir memuat daftar pertanyaan dari satu orang anggota tim, namun saya tidak melihat di sebutkannya nama masing-masing anggota tim.

Proses sharing dua anggota tim, sepertinya menjadikan problem individu menjadi problem statement bersama karena mengandung poin-poin alasan dan bagaimana mencapai tujuan. Juga saling berbagi referensi antar anggota tim tentang pola hidup sehat dari berbagai sumber seperti buku, IG dan kanal Youtube.


Starbursting sangat efektif dalam pendalaman masalah, melalui pertanyaan-pertanyaan yang di hadirkan tentang problem statemen memberikan anggota tim kesempatan untuk brainstorming yang akan memunculkan "The Power of Question" 



 

#umpanbalik3

#memahamimasalahbersamatim

#ibupembaharu 

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 17 Agustus 2021

Jurnal Materi #3

Memahami masalah bersama Tim

Alhamdulillah bertemu teman satu co-housing yang mengangkat masalah yang sama tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Mba Ririn seorang dokter dari IP Surabaya dan Mba Sisil seorang pengusaha dari IP Yogyakarta. Kami memutuskan untuk membentuk sebuah tim, grup whatsapp kami bernama "WASTE PROJECT BUNSAL" rencananya nama ini akan kami ubah menjadi "BERSAHABAT DENGAN LIMBAH, BERSAHABAT DENGAN ALAM" Di awal tantangan saya berpartner dengan suami sebagai ketua RT dan salah satu ibu di komplek perumahan saya, yang mempunyai kepedulian yang sama tentang sampah. Namun saya putuskan untuk mengganti tim setelah bertemu dengan teman-teman sesama mahasiswa bunda salihah.




#materi3

#memahamimasalahbersamatim

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestakaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Review Pecha Kucha Night Sesi 13 , 30 Maret 2022

Review Pecha Kucha sesi 13  1. Firdausiah Adinta, Baitin Jannati HomeTeam https://youtu.be/71CBR06rGM0 5poin, Cukup Jelas: pesan dari video ...